Istri Sah, jangan merendahkan diri sendiri karena pelakor.

Warga +62 didefenisikan sebagai warga Indonesia dilihat dari kode untuk nomor telpon atau nomor handphone. Cenderung ketika disebutkan warga +62 pasti karena ada unsur negatif. Cenderung ya cenderung, gak usah nge-gas dulu.

Pelakor. Pelakor itu singkatan dari perebut lakik orang. Perebut suami orang. Ini suka viral di Indonesia. Yaa, di negara +62 ini. Paijem sendiri harus mengakui berita-berita negatif bahkan yang tidak begitu berguna dan mendidik gampang viral di Indonesia. Kenapa? Karena banyak peminatnya. Banyak orang malah suka mencari berita-berita negatif. Termasuk Paijem ini. Tapi Paijem ini cuma ingin mengungkapkan isi hati. Tidak setuju dengan beberapa opini lainnya mengenai pelakor-pelakor ini.

Jujur, Paijem sering lihat postingan tentang pelakor dan baca komen-komen netijen. Ada juga video dengan caption yang intinya pelakor lebih jelek dari istrinya. Dan kebanyakan jika ada kasus pelakor, orang-orang akan langsung tertuju kepada fisik sang istri dan si pelakornya. Seakan ingin menyimpulkan kenapa ya sampai bisa direbut? Apa istrinya kurang cantik? Apa pelakornya lebih cantik?

Terus kenapa? Kalau istrinya lebih cantik kenapa? Dikira orang selingkuh karena fisik doang? Kalau istrinya lebih jelek kenapa? Jadi kalo jelek berhak diselingkuhi? Emang situ tau lakiknya sudah kasih uang yang cukup untuk makan sekaligus perawatan? Enak banget komen perempuan harus merawat diri biar lakik nya gak direbut orang. Perselingkuhan itu bukan cuma soal penampilan loh, itu soal rasa (lho,lho,lho).
Kemudian juga jika suami selingkuh terus istrinya yang salah? Karena kurang cantik dan seksi? Jadi bukan suaminya yang salah? Kenapa mempersalahkan perempuan sudah jelas-jelas disini yang salah siapa? Kenapa banyak bahkan sama-sama dari kaum Hawa sanggup komen “Iya, karena kita perlu merawat diri supaya suami gak selingkuh”

HELLOOOOO. Maia kurang cantik apa dari Mulan sampai Dhani bisa selingkuh? Jennifer Aniston kurang cantik apa sampai Brad Pitt milih Angelina Jolie? Hei Ladies, semua perempuan di dunia ini. Kita perlu merawat diri karena semua perempuan di dunia ini berhak menjadi cantik, bukan supaya kita tidak diselingkuhi. Kita perlu cantik yang paling pertama buat diri kita sendiri. Buat standard hidup kita lebih berharga. Tidak perlu menyalahkan diri kita sendiri terus menerus jika ternyata dan kurang beruntungnya pasangan kita tidak setia kepada kita.

Kita perlu memperbaiki diri karena kita harus menjadi orang yang baik, bukan supaya tidak diselingkuhi. Karena tidak peduli secantik atau sebaik apapun, kita tidak bisa mencegah orang lain berbuat jahat kepada kita. Yang bisa kita lakukan hanya, ketika orang berbuat jahat kepada kita, kita usahakan tidak berdampak lebih buruk dalam hidup kita.

Pernah juga beredar video tentang pelakor tertangkap dan ternyata istri sah jauh lebih cantik dari pelakor. Ini semakin meyakinkan Paijem oke memang selingkuh itu tak selamanya fisik. Kenyamanan sepertinya faktor yang lebih gede dari fisik karena cantikpun jika tidak nyaman sebenernya kemungkinan untuk selingkuh juga sedikit.

Paijem juga salut dengan istri sah yang masih menerima suaminya ketika tertangkap basah memiliki pelakor. Karena ini aib, Paijem tidak membantu share videonya ya. Tapi ceritanya seperti ini, istri sah melabrak pelakor di rumah keluarga pelakor dan ada suaminya di sana. Ternyata pelakor dan suaminya sudah menikah siri. Suaminya di rumah itu disuruh milih mau istri sah atau pelakor. Suaminya akhirnya memilih istri sah dan meninggalkan pelakor dan keluarganya. Lah, besar banget ya hati istri sahnya itu. Paijem gak kebayang dan jika ada posisi si istri ya sori dori stroberi kalo mau balik lagi.
Paijem juga tidak menganggap keputusan istri sah salah lho. Paijem sangat yakin hatinya pasti sakit sekali merasakan pengkhianatan itu tapi dia pasti memikirkan anak-anaknya dan mau memiliki rumah tangga yang baik serta mempertahankan keluarganya. Makanya hebat. Tidak semua wanita di Indonesia bakal punya hati yang sebesar itu.

Walaupun kita tidak perlu menyalahkan diri kita saat pasangan kita berselingkuh, tapi tidak ada salahnya kita memiliki prinsip ini.

  1. Kita merawat/mempercantik diri kita agar kita bahagia. Setelahnya biar orang lain bahagia karena itu.
  2. Kita perlu memperbaiki sikap kita untuk kenyamanan bersama. Jangan egois dan mau diri kita terus yang diprioritaskan. Ada hal yang bisa diubah dan tidak bisa diubah di dunia ini. Kita tidak bisa mengubah orang lain tapi kita bisa mengubah diri kita sendiri. Belajar menerima kekurangan orang lain membuat kita bisa hidup nyaman dengan orang lain. Toh kita juga punya kekurangan.
  3. Jangan perbuat sesuatu yang kita tidak mau orang lakukan itu kepada kita.
  4. Pasangan perlu senantiasa mengucapkan maaf dan terima kasih. Walaupun sebagian mengklaim hubungan yang intim tidak memerlukan ucapan tersebut.

Itu aja sih yang ada dalam pikiran Paijem saat ini.

Intinya fisik yang kurang cantik itu jelas hanya sebuah alasan yang tidak mampu membenarkan perbuatan selingkuh. Jadi jika sekiranya ada yang mengalami hal seperti itu ingatlah.
Yang selingkuh itu bukan kamu.
Yang salah bukan kamu.
Untuk selanjutnya kamu memperbaiki semuanya bukan supaya tidak disakiti lagi.
Tapi karena kamu layak bahagia, kamu layak untuk menjadi cantik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *